Dalam rangka pelaksanaan program Reposisi dan menumbuhkembangkan industri bordir, Balai Diklat Industri Regional II Padang menyelenggarakan Diklat Membordir dari tanggal 25 Maret s.d 6 April  2013. Diklat  ini diikuti oleh pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) sebanyak  26  orang peserta yang berasal dari Provinsi Sumatera Barat (14 Orang), Provinsi Jambi (8 Orang), Provinsi Sumatera Selatan (2 Orang), Provinsi Bengkulu (1 Orang), dan Provinsi Bangka Belitung (1 Orang)

Tingginya animo masyarakat terhadap diklat membordir ini menyebabkan tidak semua calon peserta yang mendaftar dapat ditampung karena keterbatasan alokasi anggaran yang telah ditetapkan sebelumnya.

Tenaga pengajar berasal dari Fakultas Teknik Universitas Negeri Padang (UNP) yang berkompeten di bidang pelatihan bordir dan telah berkecimpung dalam pengembangan industri bordir di Sumatera Barat.

Kurikulum yang disampaikan pada diklat ini mengacu kepada standard kompetensi yang diperlukan bagi pelaku IKM sebanyak 118 JPL, yang meliputi:
1. Prinsip Pengembangan Bordir
2. Kecenderungan Pasar dan Perkembangan Mode
3. Konsep Desain  Bordir dan Sumber Ide
4. Komposisi Motif Bordir
5. Komposisi Warna pada Bordir
6. Teknik Hias pada Bordir
7. Aplikasi Desain pada Produk Bordir

Diklat dilaksanakan melalui 3 metode pelatihan, yaitu: teoritis (25%), praktek (70%) dan kunjungan industri (5%). Setiap peserta diklat dilatih untuk menghasilkan desain bordir yang nantinya akan diaplikasikan kedalam bentuk pakaian/busana.

Pelaksanaan evaluasi dilakukan dalam dua tahap. Pertama, evaluasi bidang penguasaan materi diklat membordir dengan soal-soal bentuk tes tertulis. Sedangkan tahap kedua difokuskan pada evaluasi praktek, dimana evaluasi dilakukan dengan menilai hasil praktek peserta diklat. Kelulusan peserta diklat ditentukan dengan 40% disiplin, 60% nilai post test (teori dan peraktek), dan komprehensif. Batas minimal nilai kelulusan peserta diklat memenuhi nilai 60.

Setelah mendapat teori dan praktek selama diklat, kualitas desain dan pengerjaan produk bordir para peserta meningkat dari segi kualitas dan kehalusannya.

VIDEO

Pengaduan

PERSELISIHAN HUBUNGAN INDUSTRIAL (PHI) /

PEMUTUSAN HUBUNGAN KERJA (PHK)

Melalui SMS ke No. Hp :

082284224872, 08126149055, 085263385927

Format pengaduan:

Nama, Alamat, No.telp/hp Perusahaan

dan

Nama, Alamat, No.telp/hp Pekerja