Bidang Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja dipimpin oleh seorang kepala bidang yang dalam melaksanakan tugasnya berada dibawah dan bertanggung jawab kepada kepala dinas. Bidang Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja mempunyai tugas membantu kepala dinas dalam melaksanakan urusan di bidang pembinaan dan pelayanan persyaratan kerja dan jaminan sosial tenaga kerja, penyelesaian perselisihan hubungan industrial serta pembinaan dan pelayanan kelembagaan dan kerjasama hubungan industrial.
Untuk menyelenggarakan tugas, Bidang Hubungan Industrial dan jaminan Sosial Tenaga Kerja mempunyai Fungsi:
1.        Merumuskan dan atau melaksanakan kebijakan teknis dibidang hubungan industrial dan jaminan sosial tenaga kerja;
2.        Melaksanakan pembinaan dan pelayanan persyaratan kerja, jaminan sosial tenaga kerja dan pengupahan;
3.        Melaksanakana penyelesaian perselisihan hubungan industrial;
4.        Melaksanakan pembinaan dan pelayanan kelembagaan dan kerjasama hubungan industrial;
5.        Melaksanakan koordinasi dan kerjasama dengan mitra terkait (stakeholder);
6.        Merumuskan evaluasi dan laporan pelaksanaan tugas Bidang Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja;dan
7.        Melaksanakan tugas kedinasan lain yang diberikan atasan sesuai dengan tugas dan fungsinya.
 
Seksi Persyaratan Kerja dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja
Seksi Persyaratan Kerja dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja dipimpin oleh seorang kepala seksi yang dalam melaksanakan tugasnya berada dibawah dan bertanggung jawab kepadsa kepala Bidang Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja. Seksi Persyaratan kerja dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja mempunyai tugas membantu kepala bidang dalam penyusunan kebijakan dan pelaksanaan kegiatan pembinaan dan pelayanan persyaratan kerja dan jaminan sosial tenaga kerja serta pengupahan. Penjabaran tugas Seksi Persyaratan Kerja dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja adalah :
1.        Menyususn rancangan kebijakan teknis dibidang persyaratan kerja dan jaminan sosial tenaga kerja;
2.        Melakukan pembinaan dan pemberdayaan sarana hubungan industrial demi perbaikan hubungan industrial;
3.        Melakukan pelayanan pengesahan peraturan perusahaan dan perubahan atau pembaharuan peraturan perusahaan;
4.        Melakukan pelayanan pendaftaran pemborongan pekerjaan;
5.        Melakukan pelayanan pendaftaran perjanjian penyediaan jasa pekerja/buruh;
6.        Melakukan pelayanan pendaftaran /pencatatan perjanjian kerja penyediaan jasa pekerja/buruh;
7.        Melakukan pelayanan pendaftaran perjanjian kerja bersama;
8.        Melakukan pelayanan pelaporan jenis pekerjaan penunjang;
9.        Mengerjakan pengumpulan dan pengolahan data hubungan industrial dan data jaminan sosial tenaga kerja;
10.    Melakukan bimbingan, sosialisasi dan penyuluhan hubungan industrial dan persyaratan kerja;
11.    Melakukan bimbingan dan penyuluhan dalam hal pengupahan, kesejahteraan pekerja, dan jaminan sosial tenaga kerja;
12.    Melakukan survey, monitoring dan pembinaan pengupahan,kebutuhan hidup minuman ke perusahaan-perusahaan;
13.    Melakukan analisa hasil survey pengupahan untuk disajikan dan diberikan pada dewan pengupahan;
14.    Melakukan survey,   monitoring, dan pembinaan jaminan sosial, kesejahteraan dan perlindungan tenaga kerja ke perusahaan;
15.    Menyusun evaluasi dan laporan pelaksanaan tugas seksi;dan
16.    Melaksanakan tugas kedinasan lain yang diberikan oleh atasan sesuai dengan tugas dan fungsina.
 
Seksi Pelayanan Perselisihan Hubungan Industrial
Seksi Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial dipimpin oleh seoramng kepala seksi yang dalam melaksanakan tugasnya berada dibawah dan bertanggung jawab kepada kepala Bidang Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja. Seksi Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial mempunyai tugas membantu kepala bidang dalam melaksanaakan kegiatan penyelesaian kasus-kasus perselisihan kepentingan, perselisihan hak, perselisihan pemutusan hubungan kerja, dan perselisihan antara serikat pekerja/serilat buruh dalam satu perusahaan. Penjabaran tugas seksi Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial adalah:
1.        Melakukan bimbingan dalam proses penyelesaian perselisihan hubungan industrial dan pemutusan hubungan kerja kepada pimpinan perusahaan, pekerja, serikat pekerja atau buruh dengan sistem bipartit pada tingkat perusahaan yaitu tata cara perundingan antar pimpinan perusahaan/pengusahan dengan pekerja, serikat pekerja/buruh, membuat risalah perundingan dan membuat perjanjian bersama/kesepakatan bersama;
2.        Memproses penyelesaian perselisihan hubungan industrial dan pemutusan hubungan kerja pada tingkat pegawai perantara atau mediator penerimaan pengaduan, pemanggilan para pihak, melakukan pemerantaraan atau usaha penyelesaiann perselisihan hubungan industrial dan pemvbuatan uraian risalah penyelesaian perselisihan hubungan industrial;
3.        Melakukan penanganan pengaduan awal aksi demo, unjuk rasa dari perusahaan dan atau pekerja;
4.        Melakukan dokumentasdi dan pelaporan aksi demo, unjuk rasa dari perusahaan dan atau pekerja;
5.        Melakukan penanganan akhir aksi demo, unjuk rasa dari perusahaan dan atau pekerja;
6.        Memproses data perselisihan hubungan industrial secara berkala sebagai laporan kepada atasan;
7.        Melakukan pencegahan dan menyelesaikan perselisihan hubungan industrial, mogok kerja, dam penutupan perusahaan;
8.        Melakukan pembinaan sumber daya manusia dan lembaga penyelesaian perselisihan di luar pengadilan;
9.        Menyusun dan mengusulkan formasi serta melakukan pembinaan kepada mediator hubungan industrial baik ditingkat pertama, muda dan madya;
10.    Melakukan dan meningkatkan koordinasi dengan lembaga penyelesaian perselisihan hubungan industrial;
11.    Menyusun evaluasi dan laporan pelaksanaan tugas seksi;dan
12.    Melaksanakan tugas kedinasan lain yang diberikan oleh atasan sesuai dengan tugas dan fungsinya.
 
Seksi Kelembagaan dan Kerjasama Hubungan Industrial
Seksi Kelembagaan dan Kerjasama Hubungan Industrial dipimpin oleh seorang kepala seksi yang dalam melaksanakan tugasnya berada dibawah dan bertanggung jawab kepada Kepala Bidang Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja. Seksi Kelembagaan dan Kerjasama Hubungan Industrial mempunyai tugas membantu kepala bidang dalam melaksanakan dan meningkatkan pembinaan kelembagaan kerjasama hubungan industrial. Penjabaran tugas Seksi Kelembagaan dan Kerjasama Hubungan industrial adalah:
1.        Melakukan kegiatan pembinaan kelembagaan hubungan industrial dengan melaksanakan penyuluhan dan pendidikan hubungan industrial tingkat dasar kepada pekerja dan pengusaha;
2.        Melakukan pemberdayaan dan pembinaan organisasi pekerja, dengan mengadakan sosialisasi peraturan perundang-undangan, dan mengadakan penyuluhan dan bimbingan kepada pengurus dan organisasi pekerja;
3.        Melakukan pelayanan pencatatan, verifikasi dan evaluasi organisasi pekerja/serikat pekerja/serikat buruh;
4.        Melakukan pelayanan pencatatan lembaga kerjasama bipartit;
5.        Melakukan pemberdayaan dan pembinaan lembaga kerja sama bipartit dengan mensosialisasikan peraturan perundang-undangan;
6.        Melakukan fasilitasi pembentukan lembaga kerjasama bipartit;
7.        Melakukan penyuluhan dan bimbingan kepada pengurus dan anggota bipartit;
8.        Melakukan pembentukan lembaga kerjasama tripartit;
9.        Melakukan pertemuan lembaga kerjasama tripartit dan menyiapkan rumusan hasil pertemuan;
10.    Melakukan pemberdayaan dan pembinaan lembaga kerjasama tripartit dengan mensosialisasikan peraturan perundang-undangan;
11.    Melakukan pembentukan dan pemberdayaan dewan pengupahan kota;
12.    Melakukan survey pasar/survey kebutuhan hidup layak, menyusun,menganalisa dan mengusulkan penetapan upah minimun kota bersama dewan pengupahan kota;
13.    Merancang penetapan organisasi pengusaha dan organisasi pekerja atau buruk untuk duduk dalam lembaga ketenagakerjaan daerah berdasarkan hasil verifikasi;
14.    Memproses pengumpulan data kelembagaan hubungan industrial;
15.    Menyusun evaluasi dan laporan pelaksanaan tugas seksi;dan
16.    Pelaksanaan tugas kedinasan lain yang diberikan oleh atasan sesuai dengan tugas dan fungsinya.

Pengaduan

PERSELISIHAN HUBUNGAN INDUSTRIAL (PHI) /

PEMUTUSAN HUBUNGAN KERJA (PHK)

Melalui SMS ke No. Hp :

082284224872, 08126149055, 085263385927

Format pengaduan:

Nama, Alamat, No.telp/hp Perusahaan

dan

Nama, Alamat, No.telp/hp Pekerja